![]() |
| Ketua Senat Mahasiswa FUAD IAIN Kendari |
UKMPersNews, IAINKendari- Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Ushuludhin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari menggelar Aksi Klarifikasi di plataran gedung auditorium IAIN Kendari terkait tudingan yang dikemukakan oleh seseorang yang mengatas namakan dirinya ketua BEM IAIN Kendari, Selasa (5/12/17).
Aksi klarifikasi ini dipimpin langsung oleh ketua Senat Mahasiswa FUAD, bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa FUAD dan HMPS FUAD, pasalnya aksi ini digelar atas aspirasi dari mahasiswa FUAD karena tidak terima dengan apa yang disampaikan oleh seseorang yang mengatasnamakan ketua BEM IAIN Kendari bahwa FUAD adalah Fakultas sebagai cikal bakal radikalisme di kampus IAIN Kendari yang saat ini pernyataan tersebut tengah viral disosial media.
“Sebenarnya ini bukan dari aspirasi saya saja melainkan aspirasi dari teman-teman mahasiswa FUAD karena ingin mengklarifikasi dan menyuarakan aspirasinya terkait pernyataan seseorang yang mengatasnamakan Ketua BEM IAIN Kendari, bahwa FUAD adalah Fakultas sebagai cikal bakal radikalisme dan masalah tersebut memang tidak bisa kita diamkan” Ungkap Haerul Ikhsan, Ketua Senat Mahasiswa FUAD.
Haerul ikhsan juga menjelaskan bahwa hal tersebut sementara diusut tentang kebenarannya ke pihak media yang menerbitkan, dan berharap ada tindak lanjut dari pihak birokrasi IAIN Kendari.
"Saat ini kami sementara mengusut kebenaran pernyataan tersebut ke media yang menerbitkan, karena terus terang kalau memang benar adanya pernyataan yang dikemukakan bahwa FUAD adalah Fakultas cikal bakal radikalisme, kami selaku mahasiswa FUAD tidak menerima hal tersebut, dan seharusnya hal ini ada tindak lanjut dari pihak birokrasi" Pungkasnya
“Harapan kami kedepannya dengan adanya masalah ini kalau mau berbuat sesuatu atau menyebarluaskan informasi harus sesuai dengan faktanya apalagi ini menyangkut fakultas dan jika bicara terkait pencitraan fakultas secara tidak langsung itu bicara pencitraan Institut juga” Tambahnya.
Reporter : Nur Annisa Fitri
Asrany
Editor : Arni Ayunita

No comments:
Post a Comment