Oleh : Awal Kurniawan
Kamis 31 Mei 2018, 04:47 WITA
Kendari - sebelum negara tercinta kita merdeka yakni, Indonesia. Kita harus mencicipi terlebih dahulu penjajahan yang dilakukan bangsa asing. Di mulai dari portugis yang masuk dinegeri ini yang datang ke malaka pada tahun 1509. Kemudian di lanjutkan oleh spanyol, yang dimana mereka membangun benteng di tidore. Selanjutnya masuknya belanda di Indonesia, inilah negara yang menjajah negeri ini paling lama menurut sejarah yaitu 350 tahun di mana mereka masuk pertama kali di banten. Kemudian barulah jepang masuk di Indonesia menjajah negeri kita, jepang awalnya di sambut baik oleh bangsa kita kala itu, tapi kenyataannya mereka sama saja dengan belanda.
Sebagai bangsa yang pernah mencicipi penjajahan kita seharusnya sadar bahwa, bangsa kita ini di merdekakan dengan semangat para pejuang bangsa yang cinta akan negeri tempat ia dilahirkan. Sebagai generasi penerus bangsa tentunya kita harus menjaga bangsa ini dan terus belajar agar bangsa asing tidak lagi membodohi kita, dan seharusnya pemuda hari ini harus menghargai perjuangan para pahlawan bangsa.
Kekawatiran kita tentang perpres 20/2018 yang di tanda tangani oleh presiden joko Widodo apakah kebijakan ini akan berdampak besar untuk negara ini atau sebaliknya. Sebagai bangsa yang kaya tentunya tidak dinikmati oleh anak, cucu kita. Kebijakan ini tentunya di buat untuk mempersulit izin kepada tenaga kerja asing. Tetapi banyak dari mereka itu tenaga kerja asing khususnya dari tiongkok tidak memiliki kelengkapan perizinan yang lengkap dan juga mereka tidak memiliki keahlian khusus. Ini seakan-akan peraturan pepres memudahkan tenaga kerja asing mudah masuk di Indonesia.
Kita tahu bahwa dengan masuknya tenaga kerja asing asal cina ini membuat para warga yang belum memiliki pekerjaan menjadi cemburu akibat pemerintah mendatangkan pekerja asing.
Bayangkan saja tenaga kerja asing asal cina yang masuk di Indonesia sangat banyak. Contohnya di kecamatan morosi kabupaten konawe desa puurui dan juga perusahaan yang paling banyak memperkerjakan pekerja asing adalah perusahaan pertambangan PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI). Tidak hanya tenaga ahli mereka datangkan tetapi bahkan buruh dan tukang masak mereka angkut juga. bagaimana nasib pribumi kita, sebagai tuan dirumah kita tentunya memakai fasilitas kita. tetapi apa sekarang yang kita lihat ini seakan-akan pribumi di jajah dan pemerintah sampai sekarang bagai kaki tangan para asing-asing itu ya wajarlah kalau dalam tulisan ini saya pantas mengatakan asing dikerjakan pribumi di PHK.
Seharusnya kita semua sadar bahwa mereka masuk di negeri kita ini karna memang negeri kita sangat kaya . ya, kaya akan sumber daya alam. Kita harus kawatir sejarah telah memberikan banyak pembelajaran. Jangan sampai masa itu terulang. Yang di mana penjajah selama berangsur-angsur terus menjajah kita.dan pemerintah tentunya harus memperhatikan nasib rakyat kita terlebih dahulu, baru mendahulukan yang lain. Generasi hari ini harus banyak belajar dari sejarah dan juga harus pandai-pandai menjaga bukan malah membiarkan.
